Disperindag Jembatani Pertemuan Pengusaha Jatim dan Tawau Malaysia

SURABAYA,  Jawa Timur memiliki potensi cukup besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mulai dari potensi budaya sampai dengan kekayaan alam.


Kepala Bidang Perdagangan Internasional Disperindag Jawa Timur, Desak Nyoman Siksiawati, menyatakan itu  di acara pertemuan  bisnis antara pelaku usaha dari Tawau, Sabah, Malaysia, dengan pelaku usaha Jawa Timur, Senin (22/7/2019).


"Potensi tersebut tercermin dari pertumbuhan yang mencapai 5,50 persen dengan produk Domistik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp2.199,78 triliun," lanjut Desak di acara yang diadakan di Gedung Dekranasda Jatim di Surabaya ini.


"Besarnya pertumbuhan ini menunjukan bahwa Jawa Timur salah satu tulang punggung perekonomian nasional," tandas dia di acara yang dihadiri 24 pengusaha dari Tawau, 30 pengusaha Jawa Timur, perwakilan Dinas Perdagangan Tawau, perwakilan perdagangan Belanda dan perwakilan dari Bank Jatim ini.


Desak mengatakan,  kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani para pengusaha dari Malaysia mengenal produk-produk pengusaha Jawa Timur serta mempermudah jalan bagi mereka untuk kerja sama (investasi).


Diungkapkan, adanya kesamaan selera antara Indonesia dan Malaysia mengenai produk-produk makanan dan minuman merupakan faktor yang mempengaruhi minat pengusaha Malaysia untuk membentuk kerja sama dengan pengusaha Jatim.


Desak menaruh harapan  pertemuan ini dapat membantu UMKM Jatim meningkatkan orientasi ekspor. Ekspor Jatim ke Malaysia pada bulan Mei kemarin memang belum signifikan, hanya sebesar 5.66 persen. Ekspor Jatim tertinggi ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang.


Dengan diadakannya pertemuan ini diharapkan dapat memudahkan pengusaha Jawa Timur untuk meluaskan produknya ke pasar internasional utamanya Malaysia.


Di samping itu, pengusaha Jawa Timur juga dapat memberikan kemudahan bagi pengusaha luar negeri khususnya Malaysia untuk mencari bahan baku produksi. (Ganefo)


Teks Foto: Pertemuan Pengusaha Jatim dan Tawau di Surabaya, Senin (22/7/2019).


0 komentar:

Posting Komentar

kirim ke email : satuwarta@yahoo.com