Kronologis Tabrakan Maut Pasar Usang

Padang (beritalima.com) -- Kronologis kecelakaan maut di kawasan Pasar Usang, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (15/1) pagi, berawal dari travel berjenis minibus L300 dengan nomor polisi BB 1130 FP, berangkat dari Padang Sidempuan, Sumatera Utara. Minibus berangkat sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (14/1).

Minibus tersebut membawa rombongan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) asal daerah itu yang hendak balik ke Padang. Mobil berpenumpang delapan orang ditambah satu orang sopir. Mereka adalah Masayu Nurhalimah (17),Yusrina (21), Elmi Suriani (22), M Raja Rahman (18), Puri Sardila (21), Ahmad Sanusi ( 20), Muhamad nizar (25) dan Ariyanto (20). Ditambah sopir, Asmar Polungan (20).

Penumpang mobil sempat berhenti di Bukittinggi sebentar untuk istirahat dan makan malam. Setelah itu, rombongan kembali melanjutkan perjalanan.
Sekitar pukul 07.15 WIB paginya, Selasa (15/1), sopir diduga mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.
Di bengkolan dekat Rumah Makan Lamun Ombak, Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dengan kecepatan cukup tinggi, minibus tersebut kehilangan kendali dan mamakan sebagian jalan sebelah kanan.

Malangnya, sebuah angkutan kota nomor polisi BA 2892 FE sarat penumpang yang kebanyakan pelajar datang dari arah berlawan. Kedua kendaraan tak bisa mengelak sehingga tabrakan dahsyat terjadi.

Menurut Kapolres Padangpariaman, AKBP Amirjan kepada pers, saat membesuk korban di RS Siti Rahmah, Padang bersama Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan, diduga kuat benturan terjadi pada sisi kanan jalan. Yang berarti, minibus memakan sebagian badan jalan arah berlawanan.
Akibat kejadian itu, tujuh orang tewas. Sementara, belasan lainnya luka-luka. Kebanyakan korban adalah pelajar yang hendak pergi sekolah.
pmd/wan/grafis: padangekspres.co.id

0 komentar:

Posting Komentar

kirim ke email : satuwarta@yahoo.com